Welcome to KieKy's Blog \(^.~)/

Kamis, 10 Maret 2011

RAHASIA DAN MANFAAT BUAH KURMA

RAHASIA DAN MANFAAT BUAH KURMA

Kurma adalah buah yang berkah, Rasulullah SAW mewasiatkan kepada kita untuk memakannya ketika mulai berbuka dari puasa Ramadhan.

Dari Salman ibn ‘Aamir, Sesungguhnya Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Jika salahs eorang diantara kalian akan berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada maka dengan air karena air itu bersih dan suci. (HT. Abu Daud dan Tirmidzi)

Dari Anas, sesungguhnya Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam ; berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma mengkel segar yang baru dipetik dari pohonnya-pent) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka dengan beberapa kurma matang, kalau tidak ada, maka dengan meneguk beberapa tegukan air putih. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Tidak diragukan lagi bahwa dibalik sunnah nabi ini ada petunjuk medis dan manfaat yang banyak bagi kesehatan, dan hukum yang bagus. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam telah memilih makanan ini dan tidak memilih yang lainnya karena adanya manfaat yang sangat besar, tidak hanya karena buah itu banyak dijumpai di lingkungannya semata. Maka, ketika seorang yang berpuasa mulai berbuka maka organ-organ tubuhnya akan bersiap; dan organ pencernaan mulai berakivitas kembali, khususnya lambung yang butuh untuk diberikan sesuatu yang lembut, dan memulai mengakifkan kerjanya kembali dengan halus. Dan orang yang sedang berpuasa, pada keadaan ini, sangat butuh akan makanan yang mengandung gula yang mudah dicerna, yang bisa menghilangkan rasa lapar, persis seperti ia butuh akan air.
Dan nutrisi makanan yang tercepat bisa dicerna dan sampai ke darah adalah zat gula, khususnya makanan yang mengandung satu atau dua zat gula (glukosa atau sukrosa). Sebab tubuh mampu menyerap dengan mudah dan cepat zat gula itu hanya dalam beberapa menit. Apalagi jika lambung dan perut sedang kosong, seperti orang yang berpuasa ini.

Andai anda mencari makanan yang bisa menyamai dua kandungan yang dituju ini secara bersama (menghilangkan lapar dan dahaga secara bersamaan dengan satu makanan), maka anda tidak akan pernah menemukan makanan itu lebih baik daripada apa yang disuguhkan oleh sunnah nabawiyah, dimana sunnah memotivasi orang yang berpuasa untuk membuka puasanya dengan zat gula manis sekaligus kaya akan air (ruthab) atau pun tamar (kurma matang).
Berdasarkan penelitian bio-kimia, ditemukan bahwa satu bagian kurma yang kita makan sama dengan 86 – 87 % beratnya; mengandung 20 – 24 % air; 70 – 75 % gula; 2 – 3 % protein; 8,5% serat; sangat kecil sekali kandungan lemah jenuh (lecithine).

Berdasarkan penelitian tersebut, juga ditemukan bahwa ruthab (kurma mengkel) mengandung 65 – 70 % air berdasarkan berat bersihnya; 24 – 58 % zat gula; 1,2 – 2 % protein; 2,5 % serat, dan sedikit sekali mengandung lemak jenuh (lecithine).

Berdasarkan penelitian kimiawi dan fisiologi yang dilakukan Dr. Ahmad Abdul Ra’ouf Hisyam dan Dr. Ali Ahmad Syahhat, diperoleh data sebagai berikut:
  • Mengkonsumsi ruthab (kurma mengkel, masih segar, matang dipohon) atau tamar (kurma matang kering seperti yang tersebar di Indonesia -pent) setiap kali mengawali buka akan menambah terhadap badan persentase yang besar akan kandungan zat gula, maka dengan ini akan hilang penyakit anemia (kurang darah), sehingga tubuh lebih menjadi bergairah;
  • Saat lambung kosong dari makanan, maka ia akan mudah mencerna dan menyerap makanan kecil yang mengandung gula ini secara cepat dan maksimal;
  • Sesungguhnya kandungan ruthab dan tamar akan zat gula dalam bentuk kimia sederhana menjadikan proses mencerna dan menyerap di lambung sangat mudah, sebab 2/3 (dua per tiga) zat gula ada dalam tamar dan dalam bentuk zat kimia sederhana. Hal ini pun bisa meningkatkan kadar gula dalam darah dalam waktu yang singkat;
  • Sesungguhnya adanya tamar yang mengandung air, dan ruthab yang mengandung air tinggi (65 - 70 %) akan menambahkan terhadap tubuh persentase yang tidak membahayakan, maka dengan itu seorang yang berpuasa tidak harus meminum air dalam jumlah banyak ketika berbuka. (Abm)
Dr. Hissaan Syamsi Basya
sumber : http://eky008.blogspot.com/2010/08/rahasia-dan-manfaat-buah-kurma.html

Pembelajaran Cooperative Learning


Pembelajaran Cooperative Learning
Cooperative Learning adalah suatu strategi belajar mengajar yang menekankan pada sikap atau perilaku bersama dalam bekerja atau membantu di antara sesama dalam struktur kerjasama yang teratur dalam kelompok, yang terdiri dari dua orang atau lebih. Pembelajaran kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berdasarkan faham konstruktivis. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar dengan sejumlah siswa sebagai anggota kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda. Dalam menyelesaikan tugas kelompoknya, setiap siswa anggota kelompok harus saling bekerja sama dan saling membantu untuk memahami materi pelajaran. Dalam pembelajaran kooperatif, belajar dikatakan belum selesai jika salah satu teman dalam kelompok belum menguasai bahan pelajaran. Menurut Anita Lie dalam bukunya “Cooperative Learning”, bahwa model pembelajaran Cooperative Learning tidak sama dengan sekadar belajar kelompok, tetapi ada unsur-unsur dasar yang membedakannya dengan pembagian kelompok yang dilakukan asal-asalan.
Model pembelajaran Cooperative Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang mendukung pembelajaran kontekstual. Sistem pengajaran Cooperative Learning dapat didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsur pokok (Johnson & Johnson, 1993), yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok.
Salah satu tujuan dari penggunaan model pembelajaran adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa selama belajar. Dengan pemilihan metode, strategi, pendekatan serta teknik pembelajaran, diharapkan adanya perubahan dari mengingat (memorizing) atau menghapal (rote learning) ke arah berpikir (thinking) dan pemahaman (understanding), dari model ceramah ke pendekatan discovery learning atau inquiry learning, dari belajar individual ke kooperatif, serta dari subject centered ke clearer centered atau terkonstruksinya pengetahuan siswa (Setiawan,
2005).
Model pembelajaran kooperatif bukanlah hal yang sama sekali baru bagi guru. Apakah model pembelajaran kooperatif itu? Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompokkelompok. Setiap siswa yang ada dalam kelompok mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang dan rendah) dan jika memungkinkan anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda serta memperhatikan kesetaraan jender. Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran[1]. Semua model pembelajaran ditandai dengan adanya struktur tugas, struktur tujuan dan struktur. Struktur tugas, struktur tujuan dan struktur penghargaan pada model pembelajaran kooperatif berbeda dengan struktur tugas, struktur tujuan serta struktur penghargaan model pembelajaran yang lain siswa didorong untuk bekerja sama pada suatu tugas bersama dan mereka harus mengkoordinasikan usahanya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya, serta pengembangan keterampilan sosial.
Ciri-ciri Cooperative Learning, antara lain :  
1.     Saling ketergantungan positif
Dalam pembelajaran cooperative, guru menciptakan suasana yang mendorong agar siswa saling membutuhkan. Saling ketergantungan dapat dicapai melalui: saling ketergantungan mencapai tujuan, saling ketergantungan menyelesiakan tugas, saling ketergantungan bahan atau sumber, saling ketergantungan peran, dan saling ketergantungan hadiah.
2.     Interaksi tatap muka
Interaksi tatap muka akan memaksa siswa saling tatap muka dalam kelompok sehingga mereka dapat berdialog. Dialog tidak hanya dilakukan dengan guru. Interaksi semacam ini sangat penting karena siswa merasa lebih mudah belajar dari sesama.
3.     Akuntabilitas individual
Pembelajaran cooperative menampilkan wujudnya dalam belajar kelompok. Penilaian ditujukan untuk mengetahui pengusaan siswa terhadap materi pelajaran secara individual. Hasil penilaian secara individual selanjutnya disampaikan oleh guru kepada kelompok agar semua anggota kelompok yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan. Nilai kelompok didasarkan atas rata-rata balajar semua anggotanya, karena itu semua anggota kelompok harus memberikan sumbangan demi kamajuan kelompok.
4.     Ketrampilan menjalin hubungan antar pribadi
Ketrampilan sosial seperti tenggang rasa, sikap sopan terhadap teman, mengkritik ide dan bukan mengkritik teman, berani mempertahankan pikiran logis, tidak mendominasi orang lain, mandiri dan berbagai sifat lain yang bermanfaat dalam menjalin hubungan antar pribadi.

Terdapat 6 (enam) langkah dalam Cooperative Learning.[2]

Langkah
Indikator
Tingkah Laku Guru
Langkah 1

Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengkomunikasikan kompetensi dasar yang akan dicapai serta memotivasi siswa.
Langkah 2
Menyajikan informasi.
Guru menyajikan informasi kepada siswa.
Langkah 3
Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
Guru menginformasikan pengelompokan siswa.
Langkah 4
Membimbing kelompok belajar.
Guru memotivasi serta memfasilitasi kerja siswa dalam kelompok-kelompok belajar.
Langkah 5
Evaluasi.
Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Langkah 6
Memberikan penghargaan.
Guru memberi penghargaan hasil belajar individual dan kelompok.


Keuntungan Penggunaan Cooperative Learning :  
Ada banyak nilai pembelajaran cooperative yang dapat menciptakan interaksi yang asah, asih, dan asuh sehingga tercipta masyarakat belajar. Peserta didik tidak hanya belajar dengan guru, tetapi juga dari sesama peserta didik. Beberapa keuntungan cooperative learning menurut Sugiyanto (2008 : 41) diantaranya adalah:
Ø Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial.
Ø Memungkinkan para peserta didik saling belajar mengenai sikap, ketrampilan, informasi, perilaku sosial, dan pandangan-pandangan
Ø Memudahkan peserta didik melakukan penyesuaian sosial.
Ø Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen.
Ø Menghilangkan mementingkan diri sendiri atau egois.
Ø Membangun persahabatan yang dapat berlanjut sampai dewasa.
Ø Berbagai ketrampilan sosial yang diperlukan untuk memelihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan dan dipraktekkan.
Ø Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan, jenis kelamin, normal atau cacat, etnis, kelas sosial, agama dan orentasi tugas.

Kelemahan Pembelajaran Kooperatif.
  1. Pembelajaran kooperatif bukanlah obat yang paling mujarab untuk memecahkan masalah yang timbul dalam kelompok kecil.
  2. Adanya ketergantungan sehingga siswa yang lambat berfikir tidak dapat berlatih belajar sendiri.
  3. Pembelajaran kooperatif memerlukan waktu yang lama sehingga target pencapaian kurikulum tidak dapat dipenuhi.
  4. Pembelajaran kooperatif tidak dapat menerapkan materi pelajaran secara cepat.
  5. Penilaian terhadap individu dan kelompok dan pemberian hadiah menyulitkan bagi guru untuk melaksanakannya (Soewarso, 1998 :23).



[1] http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/31/12:58/cooperative-learning-teknik-jigsaw/html

[2] http://pinggiralas.blogspot.com/2010/05/11:16/contoh-ptk-kooperatif-jigsaw.html

Agar puasa tak sia-sia


Agar puasa tak sia-sia


Sobat, sungguh sayang seribu sayang kalo puasa kita cuma nahan lapar dan haus doang. Nggak ada pahala yang didapat. Rasulullah saw. bersabda: “Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga” (HR Ahmad)

Duh, rugi banget deh. Jujur aja pasti kita nggak mau kan kalo puasa kita tuh cuma dapetin lapar dan haus doang? Jangan sampe deh sia-siakan puasa kita. Nah, hadis di atas tadi ngasih gambaran buat kita untuk senantiasa waspada dengan apa yang akan kita perbuat. Sebab nih, puasa nggak hanya diwajibkan untuk menahan dari makan dan minum doang, tetapi juga menahan mata dari memandang yang dilarang (ayo, matanya jangan ampe jelalatan kayak mo maling jemuran), menahan telinga dari mendengar yang buruk, dan menahan mulut dari bicara kotor, mengumpat, dan menggunjing. Pun menjaga tangan dari berbuat maksiat, menjaga kaki dari melangkah ke tempat yang dilarang.

Duh, duh, kok jadi banyak banget larangannya? Hehehe.. kalem sobat, itu tandanya Allah Swt. dan RasulNya emang perhatian sama kita-kita. Larangan itu tanda cinta dan sayang lho. Sebab, nasihat nggak selamanya berupa ajakan kebaikan (amar ma’ruf), tapi juga melarang kemungkaran (nahyi munkar).

Selain itu, di malam bulan Ramadhan nih, Islam memotivasi umatnya untuk mengerjakan amalan sunnah; shalat tarawih dan tadarus al-Quran, misalnya. Dorongan untuk melaksanakan shalat sunnah harus dipahami bahwa shalat wajib harus lebih giat lagi untuk dilakukan. Jangan sampe tarawih aja yang semangat dikerjakan karena senang rame-rame ama temen, eh, sholat isya malah kelewat nggak dikerjakan. Waduh, nggak banget deh.
Sobat, dalam urusan ibadah di bulan Ramadhan ini, jangan sampe kita ngelaksanain cuma memenuhi ibadah ritual doang. Terjebak dalam ritualisme. Artinya apa? Artinya kaum Muslimin, kita-kita nih, ketika melaksanakan ibadah hanya untuk memenuhi kewajiban semata, tanpa memperhatikan esensi dari setiap bacaan yang ia ucapkan atau gerakan yang ia lakukan dalam ibadahnya itu. Akibatnya, ibadah yang seharusnya memberi pengaruh terhadap perilaku, menjadi gerakan atau ucapan yang kosong tanpa makna. Gaswat deh kalo sampe kejadian begini. Dan, kalo diliat-liat sih emang begitu. Sedih banget euy.

Coba aja interospeksi diri atau mungkin ngeliat lingkungan sekitar. Pas di kampus, pas di pasar, atau mungkin di perjalanan. Betapa banyak saudara kita (termasuk kita, barangkali) yang masih cuma bisa nahan lapar dan haus doang. Tapi nggak bisa nahan nafsu untuk nggak ngelakuin kemaksiatan. Ati-ati ye! 


Itu sebabnya, sungguh disayangkan banget kalo di antara kita banyak yang kuat menahan diri dari rasa lapar dan haus, tapi malah nggak bisa berkutik saat melawan godaan hawa nafsu. Mulut kita bisa bertahan dari makanan atau minuman, tetapi nggak bisa menahan dari menggunjing, mengumpat, dan bicara kotor. Puasanya memang tidak batal, tetapi esensi dari ibadah shaum yang mengajarkan untuk semakin meningkatkan ketakwaan kita, menjadi tidak bermakna. Puasa kita menjadi sia-sia. Sebab tak mendapatkan apa-apa (pahala), kecuali hanya rasa lapar dan haus.

Sobat, Islam adalah totalitas. Itu artinya, saat kita ibadah dengan ketika kita bermuamalah dalam kehidupan duniawi kita, keduanya harus senantiasa berpatokan kepada aturan Islam. Bukan yang lain. Oke? Hmm.. semoga ngerti'Laaah. Insya Allah.



Model Pembelajaran Cooperative Learning Teknik Jigsaw


Model Pembelajaran Cooperative Learning
 Teknik Jigsaw
Pertamakali jigsaw dikembangkan adalah untuk menghadapi isu yang disebabkan oleh perbedaan sekolah- sekolah di Amerika Serikat yang sering terjadi antara tahun 1964- 1974.[1]
Metode pembelajaran kooperatif jenis jigsaw ini adalah strategi belajar kooperatif di mana setiap siswa menjadi seorang anggota dalam bidang tertentu. Kemudian membagi pengetahuannya krpada orang lain dari kelompoknya agar setiap orang pada akhirnya dapat mempelajari konsep- konsep. Jigsaw dapat digunakan jika materi yang akan dipelajari adalah berbentuk narasi tertulis. Metode ini paling sesuai untuk subjek- subjek seperti pelajaran ilmu social, literature, dan sebagian pelajaran ilmu pengetahuan ilmiah lainnya yang tujuan pembelajaran lebih kepada penguasaan konsep dari pada penguasaan kemampuan.[2]
Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada anggota lain dalam kelompoknya Dalam teknik ini, guru memperhatikan skemata atau latar belakang pengalaman siswa dan membantu siswa mengaktifkan skemata ini agar bahan pelajaran menjadi lebih bermakna. Selain itu, siswa bekerja sama dengan sesama siswa dalam suasana gotong royong dan mempunyai banyak kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi.
Model pembelajarannya merupakan model pembelajaran kooperatif dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 6 orang secara heterogen dan bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain.
Jigsaw didesain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Siswa tidak hanya mempelajari materi yang diberikan, tetapi mereka juga harus siap memberikan dan mengajarkan materi tersebut pada anggota kelompoknya yang lain. Dengan demikian, “siswa saling tergantung satu dengan yang lain dan harus bekerja sama secara kooperatif untuk mempelajari materi yang ditugaskan”[3]
Para anggota dari tim-tim yang berbeda dengan topik yang sama bertemu untuk diskusi (tim ahli) saling membantu satu sama lain tentang topic pembelajaran yang ditugaskan kepada mereka. Kemudian siswa-siswa itu kembali pada tim / kelompok asal untuk menjelaskan kepada anggota kelompok yang lain tentang apa yang telah mereka pelajari sebelumnya pada pertemuan tim ahli.
Pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, terdapat kelompok asal dan kelompok ahli. Kelompok asal yaitu kelompok induk siswa yang beranggotakan siswa dengan kemampuan, asal, dan latar belakang keluarga yang beragam. Kelompok asal merupakan gabungan dari beberapa ahli. Kelompok ahli yaitu kelompok siswa yang terdiri dari anggota kelompok asal yang berbeda yang ditugaskan untuk mempelajari dan mendalami topik tertentu dan menyelesaikan tugas-tugas yang berhubungan dengan topiknya untuk kemudian dijelaskan kepada anggota kelompok asal.

Langkah- langkah pembelajaran cooperative learning tipe  jigsaw adalah sebagai berikut:
1.     Pembelajaran menggunakan jigsaw diawali dengan pengenalan topik yang akan dibahas oleh guru.
2.     Guru membagi kelas menjadi kelompok- kelompok kecil yang jumlahnya bergantung pada jumlah konsep yang terdapat pada topik yang dipelajari. Kelompok ini dinamakan kelompok asal.
3.     Setelah kelompok asal terbentuk, guru membagi materi tekstual kepada tiap-tiap kelompok. Setiap individu bertanggung jawab mempelajari materi yang diterima dari guru.
4.     Setelah semua mendapatkan materi dibentuklah kelompok ahli (expert time) yang beranggotakan siswa yang mempunyai materi atau topik pembahasan yang sama.
5.     Setelah kelompok ahli berkumpul, diberikan kesempatan untuk kelompok tersebut supaya berdiskusi tentang materi yang telah dibagikan untuk memberikan pemahaman bagi siswa.
6.     Selanjutnya, masing- masing anggota yang berada di kelompok ahli dikembalikan kepada kelompok asal.
7.     Kemudian diberikan esempatan untuk kelompok asal berdiskusi dengan teman lain dalam satu kelompok mengenai topik atau materi yang telah didiskusikan pada kelompok ahli. Kegiatan ini merupakan refleksi terhadap pengetahuan yang telah didapat dari hasil berdiskusi pada kelompok ahli.
8.     Sebelum pembelajaran diakhiri kembalikan siswa pada keadaan semula.
9.     Mintalah siswa untuk berdiskusi dengan teman- teman dalam kelas untuk memadukan keserasian pemahaman.
10.  Setelah selesai, guru menutup pembelajaran dengan memberikan review terhadap topik yang telah dipelajari.



[1] Isjoni, Model- Model Pembelajaran…, hlm. 155
[2] Robert E. Slavin, Cooperative Learning, Teori, Riset, dan Praktik, Tarjamah, (Bandung:Nusa Media, 2008),hlm.237
[3] http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/07/31/12:46/12:58/cooperative-learning-teknik-jigsaw/html
[4] Anita Lie. Cooperative Learning, (Jakarta : Grasindo,2007 )

Senin, 14 Februari 2011

KEWAJIBAN menjawab SALAM


Salam dalam islam bukan hanya sekedar kata sapaan sebagaimana umumnya kata sapaan lainnya. Namun di dalamnya terkandung doa bagi yang melakukannya.Doa yang diberkahi dan diridhoi di sisi Allah SWT.
1. Di dalam islam, ada beberapa adab dan tata cara dalam mengucap salam itu sendiri. Berikut ini akan disajikan beberapa adab salam tersebut yang bersumber dari Al-qu'ran dan hadits :
Mengucap salam itu sunah dan menjawabnya adalah wajib
2. Ucapan Salam adalah Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh atau Assalamu'alaikum warahmatull atau Assalamu'alaikum
3. Hukumnya makruh jika memulai salam dengan 'Alaikassalam
4. Dianjurkan mengulangi salam sebanyak tiga kali manakala orang yang hadir sangat banyak, atau ada keraguan terhadap pendengaran orang yang diucapi salam.
5. Sunah hukumnya mengucapkan dan menjawab salam dengan suara jahr
6. Sunah mengucapakan salam kepada semua orang (Muslim) kenal atau tidak kenal
7. Dianjurkan agar orang yang datang memulai mengucap salam
8. Disunahkan yang mengucap salam adalah orang yang berkendara kepada orang yang berjalan kaki. Orang yang berjalan kaki kepada orang yang duduk. Dan yang lebih muda kepada yang lebih tua.
9. Mengucapkan salam kepada wanita asing. Hal ini khusus kepada wanita tua (bukan) dan tidak termasuk yang lainnya, karena ditakutkan akan menimbulkan fitnah. (Ibnul Qoyyim dalam Zaadul Ma'ad, 2/411-412).
10. Dianjurkan mengucap salam kepada anak-anak
11. Mengucapkan salam pada orang yang terjaga, sementara orang yang lain tidur. Hal ini dilakukan dengan suara yang hanya dapat didengar oleh oleh yang terjaga agar orang yang tertidur tidak terganggu.
12. Dilarang mengucap salam pada ahli kitab (non-muslim)
13. Menjawab salam Ahli Kitab dengan ucapan Wa'alaikum
14. oleh mengucapkan salam kepada forum yang heterogen (muslim dan non-muslim) dengan niat salam tersebut ditujukan untuk Saudara yang Muslim.
15. Boleh menyampaikan salam dengan isyarat jika ada udzur.
16. Boleh mengucapkan salam kepada orang yang sedang sholat,dan dijawab dengan isyarat.
17. Boleh mengucapkan salam kepada orang yang sedang membaca Al-qur'an dan wajib dijawab
18. Makruh mengucapkan salam kepada orang yang sedang buang hajat
19. Dianjurkan mengucapkan salam ketika memasuki rumah
20. Menjawab salam yang disampaikan melalui orang lain dengan ucapan 'Wa'alaihissalam warahmatullah wabarakatuh
21. Mendahulukan shalat tahyatul masjid daripada mengucap salam kepada orang-orang yang ada di dalam masjid
22. Makruh mengucapkan salam pada saat khotbah jum'at
23. Anjuran memberi salam sebelum berbicara
24. Memberi salam kepada ahli maksiat dan ahli bid'ah. Kepada ahli maksiat hukumnya boleh dan menjawabnya wajib
25. Sunah mengucapkan salam sebelum meninggalkan forum (majlis).
Namun demikian kepada orang yang sangat terkenal dengan kefasikan dan kemaksiatannya perlu ditinjau dulu manakah yang lebih besar dampak negatif yang di manakala kita menjawab salam itu atau ketika kita tidak mengucap dan menjawab salam dari ahli maksiat. Hal itu semata-semata untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan. Sedangkan kepada ahli bid'ah, perlu dilihat apakah bid'ahnya membawa kepada kekafiran atau tidak. Bid'ah yang membawa kepada kekafiran pelakunya tidak layak mendapat salam dan bid'ah yang tidak membawa kepada kekafiran hendaknya pelakunya diberlakukan sama seperti ahli maksiat.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: "Bolehkah kita memulai salam kepada orang-orang kafir? Dan bagaimana kita membalas salam jika mereka lebih dulu mengucapkan salam kepada kita?
Lalu jawaban beliau :
Orang-orang yang datang kepada kita, baik dari timur maupun dari barat yang non muslim, tidak halal bagi kita untuk memulai mengucapkan salam kepada mereka, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

Artinya : "Janganlah kalian memulai kaum yahudi dan jangan pula kaum nashrani dengan ucapan salam"[Hadits Riwyat Muslim dalam As-Salam 2167]

Tapi jika mereka lebih dahulu mengucapkan salam kepada kita, maka hendaklah kita megucapkan seperti salam mereka kepada kita, hal berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Artinya : "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa)" [An-Nisa : 86]

Ucapan salam mereka dengan ungkapan salam Islam “Assalamu ‘alaikum” tidak terlepas dari dua hal.
Pertama : Mereka jelas-jelas mengucapkan dengan adanya lam yaitu, “Assalamu ‘alaikum (semoga kesejahteraan bagimu), maka kita boleh mengucapkan ‘Alaikumus salam atau wa alaikum (semoga juga bagimu).

Kedua : Jika mereka tidak jelas mengucapkan lam, misalnya mereka mengucapkan, “Assamu ‘alaikum” (semoga kematian menimpamu), maka kita mengucapkan, “wa ‘alaikum”[1] (juga menimpamu). Demikian ini, karena dulu kaum Yahudi pernah datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengucapkan salam kepada beliau dengan ucapan, “Assamu ‘alaikum”, mereka tidak jelas mengucapkan lam. As-Sam artinya al-maut (kematian), maksudnya mereka mendo’akan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar mati. Karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengucapkan pada mereka, “wa ‘alaikum”. Jadi, jika mereka mengucapkan, “Assamu ‘alaikum” maka kita membalas dengan ucapan, “wa ‘alaikum”, maksudnya, semoga kematian itu menimpa kalian pula. Demikianlah yang ditunjukkan oleh As-Sunnah.

Adapun memulai salam kepada mereka dengan ucapan salam, maka ini telah dilarang oleh Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam

[Al-Majmu Ats-Tsamin, Syaikh Ibnu Utsaimin, Juz 2, hal. 97-98]

Saudaraku….
Salam dalam islam bukan hanya sekedar kata sapaan sebagaimana umumnya kata sapaan lainnya. Namun di dalamnya terkandung do’a bagi yang melakukannya.Doa yang diberkahi dan diridhoi di sisi Allah SWT.

Lalu, bagaimana dengan kita yg masih terbiasa mengucap dan menjawab salam di SMS atau di media lainnya dgn kata “ASS” sdgkan “ASS” artinya adalah pantat..
dengan kata “ASKUM”, “WASKUM”,”MIKUM”, “KUMLAM”????
apa arti dari kata2 ini wahai saudaraku??

Kini saatnya kita berbenah diri… tebarkan salam diantara kita.. saling mendo’akan… mengucap salam seperti yang diajarkan baginda Rasulullah SAW.

BAHAYA soft drink…….


PH rata-rata yang dihasilkan dari soft drink (ex.coca cola) adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi maupun tulang. sebagai bahan praktek coba taruh gigi patah di dalam botol coca cola atau pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut menjadi larut. 
Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yg larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal.

 BAHAYA..............  1. Softdrink menguras air dalam tubuh. Pemrosesan gula tingkat tinggi dalam softdrinks memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita. Untuk mengganti air ini, orang harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang diminum. makannya ane sering nambah softdrink gan klo lagi minum, terutama Peps* Bl*e.. hahaha..ngaruhnya keginjal tuh,, hati-hati...
2. Softdrink tidak pernah meng-hilangkan rasa haus karena Softdrink bukanlah air yang diperlukan oleh tubuh... 

3. Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam softdrinks dapat menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius dapat menyebabkan penyakit jantung ( kekurangan magnesium), osteoporosis ( kekurangan kalsium ) dan banyak lagi. Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh tanpa adanya mineral.

4. Softdrink dapat membersihkan karat pada bumper mobil atau benda benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan dan organ tubuh lainnya.

5. Jumlah gula yang tinggi dalam softdrinks menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan “benturan gula”, Kelebihan dan kekurangan gula dalam insulin dapat menyebabkan diabetes dan penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat mengganggu pertumbuhan anak sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.

6. Softdrinks sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh bisa terhambat. Softdrink bila diminum bersamaan dengan kentang goreng akan membutuhkan waktu berminggu minggu untuk di cernakan.

7. Softdrink mengandung aspartame, yang di hubungkan dengan depresi, insomnia, penyakit saraf dan banyak penyakit lainnya. Di Amerika, FDA telah menerima lebih dad 10400 keluhan konsumen terhadap aspartame.

spartame merupakan bahan kimia yang mengandung racun, yang diproduksi oleh perusahaan kimia bernama Monsanto. Aspartame telah dipasarkan ke seluruh dunia sebagai pengganti gula dan dapat dijumpai pada semua jenis minuman ringan untuk diet

8. Softdrink: bersifat sangat asam, sehingga dapat menembus garis sambung pada kaleng alumunium dan dapat melumerkan kaleng tersebut bila disimpan terlalu lama. Pasien penderita alzheimer yang telah diotopsi semuanya memiliki kadar aluminium yang sangat tinggi dalam otaknya. Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya.

9. Softdrink bersifat sangat asam, tubuh manusia secara alamiah memiliki pH 7,0. Softdrink memiliki pH 2,5, artinya anda memasukkan sesuatu yang ratusan ribu kali lebih asam ke dalam tubuh anda. Penyakit berkembang dalam lingkungan asam. Softdrink akan mengendapkan limbah asam dalam tubuh yang menumpuk dalam sendi dan di sekitar organ tubuh. Contohnya, pH tubuh penderita kanker atau randang sendi selalu rendah. Semakin parah penyakit seseorang, semakin rendah pH tubuhnya.


Soft drinks tidak punya nilai gizi dalam hal vitamin dan mineral. Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak Zat Aditif seperti pengawet dan pewarna. Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, tubuh kita mempunyai suhu optimum 37 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektifan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi.Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan racun, yang diserap oleh usus, diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.
Beberapa bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi, lomba minum Coca-Cola paling banyak, Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen. Setelah kejadian tersebut, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas. Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia yang tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati Bayangkan apa yang dilakukan minuman tersebut pada usus dan lapisan perut kita yang halus.Artikel ini disajikan bukan untuk mempengaruhi agar berhenti menkonsumsi coca cola, MUI juga belum mengeluarkan Fatwa bahwa minum coca cola itu di haramkan.



1.      Untuk membersihkan toilet: Tuangkan satu kaleng soft drink ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam soft drink menghilangkan noda-noda dari keramik .
2.      Untuk membersihkan karburator mobil: Campur satu kaleng soft drink ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.
3.      Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper /chrome mobil: Gosok bumper dengan gumpalan aluminium foil yang direndam dalam soft drink.
4.      Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil : Tuangkan satu kaleng soft drink di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.
5.      Untuk melonggarkan baut yang berkarat: Gosokkan kain yang direndam dalam soft drink pada baut yang berkarat.
6.      Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian : Tuangkan satu kaleng soft drink ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. soft drink akan menolong menghilangkan noda lemak.